Senin, 01 September 2014

Algoritma tentang coding untuk menghitung dengan kalkulator

Coding adalah menerjemahkan persyaratan logika dari pseudocode atau diagram alur ke dalam suatu bahasa pemrograman baik huruf, angka, dan simbol yang membentuk program.
Untuk coding kita harus mengikuti sintaks-sintaks yang berlaku dibahasa program yang kita pilih. Sedangkan sintaks sendiri adalah aturan bahasa pemograman. Bahasa pemograman memiliki tata bahasa sendiri, sama seperti bahasa manusia. Akan tetapi, komputer tidak bisa memaafkan seandainya kita menggunakn aturan tersebut dengan tidak benar. Jika sintaks yang kita masukkan tidak sesuai maka program pun tidak akan jalan.
Contoh coding untuk menghitung luas lingkaran pada aplikasi Netbeans :
Untuk membuat sebuah program dari suatu permasalahan, pertama kita harus mengidentifikasi masalah tersebut cocok dengan menggunakan tipe data apa, dan cara yang bagaimana. Misalnya jika kita ingin membuat program untuk menghitung luas dan keliling suatu lingkaran. Pertama-tama kita harus tahu bahwa luas lingkaran dan keliling lingkaran bisa berupa bilangan bulat maupun bilangan decimal, sehingga kita bisa menggunakan tipe data Double (untuk bilangan riil).

Langkah selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara kita untuk menghitung luas lingkaran
Seperti kita ketahui bahwa luas lingkaran memiliki rumus :
L = Πr2
Sedangkan keliling lingkaran memiliki rumus :
K = 2 Πr Jika telah didefinisikan secara jelas, kita tinggal membuat source code pada Netbeans.
Berikut source code program untuk menghitung keliling dan luas lingkarannya :

Dan ini hasilnya setelah membuat source code 


Kesan kesan Selama Booting And Memory 2014

Kesan Kesan selama mengikuti Booting And Memory 2014 yaitu untuk mengajarkan kita pada kekeluargaan , kedisplinan , etika kepada orang disekitar kita terutama pada senior tentang sopan santun

Booting and Memory adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan setelah PESONA Fakultas Teknik oleh teman- teman seluruh angkatan teknik informatika yang di ketuai oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Inforatika (HIMATIF).

Oleh karena itu Ospek jurusan yang disebut booting and memory 2014 aladah untuk membentuk generasi emas pada mahasiswa baru agar mengerti suka dan duka selama menjadi mahasiswa 4tahun ke depan.

Memang namanya ospek harus ada tantangan untuk menguatkan mental kita kepada panitia BOOTING AND MEMORY 2014 agar bisa lulus dan mendapatkan sertifikat buat persyaratan mengajukan beasiswa yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Booting and memory 2014 ada bebrapa macam yg harus dilewati bagi para peserta mahasiswa baru yaitu pembukaan booting and memory 2104 , pre test dan demo coding kepada Layanan Operasi ( LO ) , dan terakhir yaitu pasca booting and memory 2014 setelah kita mendapatkan sertifikat tanda lulus di acara Booting and memory 2014

Pengenalan Teknik Informatika

Teknik informatika merupakan disiplin ilmu yang menginduk pada ilmu komputer, yang pada dasarnya merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan fakta-fakta simbolik (data) dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi komputer. Transformasi itu berupa proses-proses logika dan sistematika untuk mendapatkan solusi dalam menyelesaikan berbagai masalah, sehingga dengan memilih program studi Teknik Informatika, kita menjadi terlatih berpikir secara logis dan sistematis untuk dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan pekerjaan apapun.
Seiring dengan perkembangan teknologi komputer yang sangat cepat, maka program pendidikan pada program studi Teknik Informatika diarahkan pada penguasaan ilmu dan keterampilan rekayasa informatika yang berlandaskan pada kemampuan untuk memahami, menganalisis, menilai, menerapkan, serta menciptakan piranti lunak (software) dalam pengolahan dengan komputer. Di samping itu, lulusan diharapkan memiliki kemampuan untuk merencanakan suatu jaringan dan sistem komputer, serta menguasai dasar-dasar ilmu dan teknologi informasi sebagai landasan untuk pengembangan studi lanjutan.


Menimbang hal di atas, program studi Teknik Informatika bertujuan memenuhi kebutuhan akan SDM yang profesional di bidang teknologi informasi. Selain itu, untuk menjembatani antara kepentingan industri dan masyarakat profesi dengan kepentingan akademik, maka disusunlah kurikulum berbasis kompetensi, dimana selain muatan-muatan inti, diberikan pula muatan-muatan lokal yang mendukung basis pengetahuan terapan dan perekayasaan perangkat lunak. Diharapkan melalui program ini dapat dihasilkan lulusan yang memiliki daya saing, jiwa kewirausahaan, dan memiliki wawasan teknologi informasi yang memadai sehingga tidak gagap ketika tiba waktunya untuk menerapkan ilmunya di masyarakat.


Dasar ilmu dalam Teknik Informatika adalah algoritma. Pada Teknik Informatika, mahasiswa akan diarahkan untuk bisa menguasai ilmu dan keterampilan rekayasa informatika yang berlandaskan pada kemampuan untuk memahami, menganalisis, menilai, menerapkan, serta menciptakan piranti lunak (software) dalam pengolahan dengan komputer. Secara garis besar materi dalam teknik informatika dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang ilmu antara lain adalah :
1.   Sistem Informasi
Memberikan pengetahuan dan pengertian dasar tentang konsep dan kerangka sistem informasi, metodologi dan teknik perancangan, pengembangan, pengetesan dan pemeliharaan sistem perangkat lunak
2.   Rekayasa Perangkat Lunak
Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Analisa dan Desain Obyek, Penyempurnaan Proses Rekayasa, Inspeksi Perangkat Lunak, Rekayasa Perangkat Lunak, Pemrograman Basis Data Client Server.
3.   Pemrograman dan Komputasi
Memberikan pengetahuan dan kemampuan menganalisis permasalahan dalam ruang lingkup Komputasi, Komputasi Paralel, Sistem Terdistribusi, Teknologi Antar Jaringan.
4.   Arsitektur dan Jaringan Komputer
Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Arsitektur Komputer, Organisasi Komputer, Elektronika, Sistem Digital, Sistem Mikroprosesor, Jaringan Komputer dll.
Jenis pekerjaan yang tepat untuk lulusan Teknik Informatika antara lain adalah: Programmer, Sistem Analis,Web DesignerSoftware Engineer/Web engineerComputer network/Data Communication Engineer, Instansi Pemerintah dan Lembaga Penelitian, Lain-lain (perusahaan-perusahaan jasa telekomunikasi, perbankan, konsultan atau dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, dll).

Pengertian Algoritma Pemrograman

Kata Algoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Anda dikatakan algorist jika Anda menghitung menggunakan angka arab. Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata “Aljabar” (Algebra). Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan denganarithmetic, sehingga akhiran –sm berubah menjadi –thm. Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kataalgorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.

Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis pada penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Masalah dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah ada syarat kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Konsep algoritma sering kali disetarakan dengan sebuah resep. Sebuah resep biasanya memiliki daftar bahan atau bumbu yang akan digunakan, urutan pengerjaan, dan bagaimana hasil dari urutan pengerjaan tersebut. Apabila bahan yang digunakan tidak tertera (tidak tersedia), maka resep tersebut tidak akan dapat dikerjakan. Demikian juga jika urutan pengerjaannya tidak beraturan, maka hasil yang diharapkan tidak akan dapat diperoleh. 

Algoritma yang berbeda, dapat diterapkan pada suatu masalah dengan syarat yang sama. Tingkat kerumitan dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Umumnya, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki tingkat kerumitan yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan suatu masalah membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi.


Dalam Mempelajari Teori Algoritma dan Pemrograman dalam matakuliah Algoritma dan Pemrograman, maka perlulah mahasiswa terlebih dahulu mengenal akan definisi-definisi masing-masing dari kata  ‘Algoritma’ serta ‘Pemrograman’.
Beberapa definisi Algoritma adalah  seperti berikut ini :
  • Pola pikir yang terstruktur yang berisi tahap-tahap penyelesaian masalah.
  • Urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.
  • Urutan langkah berhingga untuk memecahkan masalah logika dan matematika
Sedangkan definisi dari Pemrograman yaitu Proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman.
Contoh gambar definisi sebagai berikut :

diagrAlirPemrograman
Program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. Beberapa pakar memberi formula bahwa :
                                 Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data)
Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.
Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya :
Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun, artinya penulisan  algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.
  • Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
  • Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma :
  • Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah. Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah dimengerti dan dipahami.
  • Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis algoritma disebut notasi algoritmik.
  • Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik sendiri. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks program. Namun, supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi algoritmik tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara umum.
  • Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, karena itu pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh komputer. Agar dapat dijalankan oleh komputer, pseudocode dalam notasi algoritmik harus ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang dipilih. Perlu diingat bahwa orang yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan spesifikasi mesin yang menjalannya.
  • Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa pemrograman.
  • Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya dapat dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada translasi tersebut, yaitu :

a.  Pendeklarasian variabel
Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam penggunaan bahasa pemrograman apabila    tidak semua bahasa pemrograman membutuhkannya.
b.  Pemilihan tipe data
Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan pendeklarasian variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada saat pemilihan tipe data.
c.  Pemakaian instruksi-instruksi
Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
d.  Aturan sintaksis
Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.
e.  Tampilan hasil
Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil yang akan disajikan. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika mengkonversikannya menjadi program.
f.  Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok compiler atau interpreter.

Oleh karena itu Algoritma adalah merupakan Jantung Ilmu Informatika
Melaksanakan algoritma berarti mengerjakan langkah-langkah di dalam algoritma tersebut. Pemroses mengerjakan proses sesuai dengan algoritma yang diberikan kepadanya. Juru masak membuat kue berdasarkan resep yang diberikan kepadanya, pianis memainkan lagu berdasarkan papan not balok. Karena itu suatu algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemroses. Jadi suatu pemroses harus:
  • Mengerti setiap langkah dalam algoritma.
  • Mengerjakan operasi yang bersesuaian dengan langkah tersebut.



Penugasan Booting and Memory 2014

Booting and Memory adalah sebuah istilah yang digunakan untuk orientasi studi dan pengenalan kampus di prodi teknik informatika Fakultas Teknik UTM. Booting and Memory adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan setelah PESONA Fakultas Teknik oleh teman- teman seluruh angkatan teknik informatika yang di ketuai oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Inforatika (HIMMATIF). Acara yang kita laksanakan ini perlu digaris bawahi bahwa BUKAN OSPEK Akan tetapi pembinaan dan pembekalan yang WAJIB DIIKUTI untuk Mendapatkan Jadwal, Jam, dan Dosen untuk Melaksanakan Perkuliahan Selama Semester I.
Diharapkan Booting and Memory tahun 2014 ini bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2014 yang mana didalamnya akan ada beberapa rentetan acara yang wajib diikuti mahasiswa baru untuk mendapat predikat LULUS dengan nilai tertentu kemudian dipergunakan untuk mendapatkan Hak Akses Kemahasiswaan seperti Beasiswa dan lain sebagainya.

   WAKTU PELAKSANAAN
Pembukaan                                          : Jumat 29 Agustus 2014
                                                            : Pukul 15.00 WIB
Pra Booting and Memory 2014          : Sabtu-Minggu, 30-31 Agustus 2014
Booting and Memory 2014                 : Sabtu-Minggu, 6-7 September 2014
Pasca Booting and Memory 2014       : September s/d Nopember 2014

  TEMPAT PELAKSANAAN
Pembukaan                                          : Ruang Kuliah Univ. Trunojoyo Madura
Pra Booting and Memory 2014           : Desa Geger, Kab. Bangkalan-Madura
Booting and Memory 2014                 : Ruang Kuliah Univ. Trunojoyo Madura
Pasca Booting and Memory 2014       : Ruang Kuliah Univ. Trunojoyo Madura